Beranda Advertorial Dunia Pendidikan Kontradiktif, Prodi PGMI IAIN Bengkulu Gencarkan Gedget...

Dunia Pendidikan Kontradiktif, Prodi PGMI IAIN Bengkulu Gencarkan Gedget di Era Millenial

Psikolog Nasional Dr. Seto Mulyadi bersama Rektor IAIN Bengkulu saat memotong Balon
BENGKULU. RP Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbayah dan Tadris  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu menggelar Seminar Nasional dengan mengusung tema “Peran Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Membentuk Karakter Anak di Era Milenial”.
Acara dibuka langsung Rektor IAIN Bengkulu  Prof. Dr. H. Sirajuddin, M. M.Ag. MH, serta dihadiri Pemerhati Anak sekaligus Psikolog Nasional Dr. Seto Mulyadi (kak Seto), Dosen, dan ratusan mahasiswa Prodi PGMI.

Dalam sambutanya Kepala Program Studi (Kaprodi) PGMI, AAM Amaliyah mengatakan,  pelaksanaan seminar nasional ini merupakan pembukaan rangkaian perlombaan  PGMI Art ke-VI yang diadakan selam 3 hari serta  melaunching Sanggar AN-Najmu. Ia juga mengatakan bahwa latar belakang diadakannya seminar nasional ini adalah keprihatinan dunia pendidikan terhadap perkembangan generasi milenial.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar, dengan adanya kegiatan ini juga anak-anak generasi milenial bisa membawa perkembangan pendidikan dengan baik, karena anak jaman sekarang sudah terbawa arus dunia Gedget yang sangat berpengaruh di dunia pendidikan,” ujar Kaprodi.

Lanjut Amaliyah menambahkan, bahwa temuan sikap prilaku generasi milenial saat ini dinilai sangat kontradiktif dengan nilai-nilai pendidikan. Oleh sebab itu, tenaga pendidik masa sekarang diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan anak-anak generasi milenial.
“Ya mereka cenderung cepat terbawa egois, tindakan yang tidak masuk akal, nyeleneh dan tidak mau kerja sama, mereka cenderung lebih percaya dengan permainan ponsel android dari pada permainan yang diberikan gurunya di sekolah,”tambahnya.
Selain peran guru di sekolah, pihaknya juga menyayangkan minimnya peran keluarga terhadap pembentukan kepribadian seorang anak.
“Anak milenial lebih tau dan mengenal teknologi dibanding orang tuanya. Semuanya itu akan berpengaruh terhadap minat belajar dan keseriusan belajar pada anak,” kami sangat mengharapkan kepada mahasiswa PGMI untuk menjadi tenaga pendidik yang handal di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Sementara itu,  Rektor IAIN Bengkulu H. Sirajuddin  mengatakan, dengan kehadiran Kak Seto, dapat memberikan dampak positif kepada mahasiswa PGMI, tenaga pengajar dilingkungan kampus serta masyarakat luas.
“Kami sangat berharap dengan hadirnya Kak Seto dalam kegiatan ini, Prodi PGMI secara khususnya dapat memberikan produk-produk unggulan serta tenaga pengajar madrasah yang mampu membentuk karakter bangsa di kehidupan yang akan datang,” katanya.

Senada dengan itu Psikolog Nasional Kak seto menyampaikan, bahwa dalam mengajarkan ilmu pendidikan kepada anak terdapat nilai-nilai yang perlu diterapkan, agar anak bisa memahami apa yang diajarkan.
“Ya sebagai orang tua harus menerapkan nilai-nilai dalam mendidik anak, tidak perlu dengan kekerasan, tetapi menunjukan nilai kerjasama, berdialong empat mata, serta menjadikan sahabat curhat, karena dengan inilah anak bisa memahami dengan baik,”sampai Kak seto.

(ADV/Ads)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here