oleh

Warning OPD, Helmi : APBD Boleh Kecil, Tapi Soal Inovasi Harus yang Terbaik

ReferensiPublik.com, Kota Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan memberikan masukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai hal inovasi yang ada di Kota Bengkulu. Ia ingin inovasi-inovasi mulai dari yang terkecil hingga besar harus diketahui publik dan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ini ia sampaikan saat membuka secara resmi Rakor fasilitasi,  pelaksanaan dan evaluasi penelitian dan pengembangan bidang pemerintah umum tahun 2021 yang berlangsung di ruang hidayah, kantor Walikota, Selasa (7/12/2021).

“Kalau di luar inovasi ini sangat bernilai, untuk itu di Kota Bengkulu ini kita jangan monoton dan terjebak di zona nyaman. Saat berinovasi cacian itu hal lumrah tapi kita harus menyakinkan masyarakat bahwa inovasi kita memang bermanfaat dan memang bagus,” ujar Helmi.

Ia pun beharap setiap OPD memiliki inovasi-inovasi yang benar-benar bermanfaat.

“Kalau setiap OPD, Kecamatan, Kelurahan, Rumah Sakit, sekolah memiliki inovasi ini kan baik. Untuk masalah baik tidaknya itu masyarakat yang akan menilai, tetapi kita harus memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Untuk meyakinkan setiap OPD, Helmi mengatakan Kota Bengkulu tak ketinggalan kalau soal inovasi.

“Mungkin APBD kita lebih kecil dari Tangsel, Bekasi, Bogor dan lainnya. Tapi soal program atau inovasi OPD tentu kita tidak kalah. Tetapi masalahnya terkadang inovasi ini tak tersampaikan ke publik dan pusat, jadi seolah-olah kita tak ada inovasi. Nah, hal inilah yang harus didorong, agar laporannya jelas, aturannya jelas dan SOP nya jelas,” pungkasnya.

Diwaktu berbeda, Wawali Dedy mengajak seluruh OPD bersungguh-sungguh dalam mengalakkan berbagai inovasi yang ada.

“Apa pun yang kita seriusi pasti bisa mendapatkan hasil yang baik, sama halnya penilaian SAKIP kemarin kita dapat nilai B. Ini sebuah peningkatan dan memang harus sungguh-sungguh dalam memperjuangkannya. Saya ingin setiap OPD inovasi dan kinerja semakin baik dan harus mengimbangi cara kerja cepat Walikota,” ujar Dedy.

Sebelumnya, sebagai koordinator beberapa OPD, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Syafriandi, Staf Ahli bidang SDM dan Kesra Tony Elfian, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Zuliyati meminta seluruh OPD untuk membentuk tim intern agar seluruh inovasi yang dikeluarkan lebih terukur manfaatnya dan mendapatkan penilaian yang baik dari internal maupun pemerintah pusat.

(Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru