Beranda Advertorial Kungker Ke Kabupaten KAUR, Rohidin Terapkan Program-Program Unggulan

Kungker Ke Kabupaten KAUR, Rohidin Terapkan Program-Program Unggulan

ReferensiPublik.com >> Gubernur Bengkulu Rohidin Msrsyah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten KAUR selama 2 hari,  Kunjungan ini dalam rangka pengawasan terhadap kinerja serta menerapkan program-program kerja unggulan dari berbagai instansi pemerintah.

“Kunjungan kerja ini dalam rangka penguatan serta melaksanaan fungsi pengawasan, terhadap kinerja pemeritah yang ada di Kabupaten KAUR,” ujar Gubernur Bengkulu Sabtu (13/04/2019).

Kunjungan kerja ini dilakukan pada tanggal 12 April  hingga 13 April 2019. Rohidin Mersyah memimpin langsung delegasi dalam kunjungan kerja tersebut, dan didampingi OPD Provinsi Bengkulu dan berbagai Intansi Terkait di Wilayah Provinsi Bengkulu. Dalam kunjungan kerja delegasi melakukan pertemuan dengan sejumlah pemerintah Kabupaten KAUR, di antaranya Direktur PT Ciputra, Dinas Pendidikan dan lain sebagainya.

“Arti penting kemitraan strategis komprehensif antar Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Pemerintah Daerah harus mempunyai komitmen kerja sama yang telah dicapai selama ini. Seperti dalam bidang Pembangunan.

Selain itu, Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten KAUR, Hal ini dikarenakan pihaknya telah ikut membantu dalam mencipkan pembangunan Provinsi Bengkulu yang strategis dan berkemajuan. Kunjungan kerja ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak selama berada di Kabupaten KAUR.

Berikut Program-Program  yang di terapkan Gubernur Rohidin Mersyah dalam kunjungan kerjanya yakni menciptakan keperdulian terhadap Masyarakat, Meningkatkan Produktifitas Sektor Komoditas Sawit, Mengembangkan Indutri di Daerah, Membentuk Pengabdian terhadap Masyarakat, serta Menciptakan Sekolah-Sekolah Unggulan.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menerapkan keperdulian terhadap Masyarakat melaui Bank Bengkulu serta memberikan Dana Hibah sebesar 100 juta rupiah dan CSR Bank Bengkulu sebesar 15 juta rupiah untuk pembangunan masjid Masjid Nurul Huda, 20 juta untuk masjid Shiratul Fallah serta Al-Quran. desa padang genteng, Bintuhan, Kabupaten Kaur.

Rohidin mengungkapkan bahwa Bank Bengkulu merupakan Bank milik masyarakat Bengkulu karena sebagian besar sahamnya berasal dari Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten Bengkulu, sehingga semakin maju dan besarnya Bank Bengkulu akan berdampak langsung kepada pembangunan Bengkulu melalui PAD dan penyaluran CSR kepada masyarakat.

“Keuntungan BPD langsung dibagikan untuk kebutuhan masyarakat Se-Provinsi Bengkulu, Untuk itu saya berharap masyarakat tidak ada alasan untuk tidak mendukung perkembangan Bank Bengkulu, dan beberapa saat lagi Bank Bengkulu akan dikonversi menjadi Bank Syariah,” ungkap Gubernur.

Direktur Utama (Dirut) Bank Bengkulu Agus Salim menyampaikan semakin tumbuh dan berkembangnya Bank Bengkulu tidak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah dan masyarakat Bengkulu yang senantiasa selalu setia menggunakan layanan dan produk Bank Bengkulu, sehingga kedepan Bank Bengkulu senantiasa akan selalu aktif dalam penyaluran dana bantuan CSR kepada masyarakat Bengkulu pada umumnya.

“Kami berharap dengan dana bantuan CSR ini, dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga apa yang disalurkan menjadi tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat,”harapnya.

Gubernur Bengkulu ingin  Meningkatkan Produktifitas Sektor Komoditas Sawit, yang Mampu Menutupi Defisit Negara.

Indutri Sawit sangat mempengaruhi pendapatan negara, karena disaat neraca perdagangan negara kita sedang mengalami fase defisit, maka indutri Sawit mampu untuk menutupinya,” Hal itu disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat berkunjung ke Perusahaan Perkebunan Ciputra Plantion Indonesia PT. Ciptamas Bumi Selaras, di Desa Ulak Pandan, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, (12/4/2019).

Ia menambahkan bahwa  sektor komoditas Sawit sangatlah dominan dalam mempengaruhi struktur ekonomi Indonesia kedepannya nanti.

“Didalam presentase pendapatan domestik regional bruto, presentasi kontribusi dari komoditas Sawit sangat terasa sekali dalam menutupi defisit neraca perdaganangan negara kita, Untuk itu, saya berharap agar perusahaan perkebunan Sawit yang ada di Provinsi Bengkulu dapat meningkatkan efesiensi dan produktifitasnya  melalui program plasma,”ungkapnya.

Sementara itu General Manager PT. Ciptamas Bumi Selaras Ivan Rai mengatakan, saat ini perusahaannya telah menerima pasokan buah dari inti plasma sebesar 30 persen dan 70 persen dari buah Kepala Sawit masyarakat.

“Sudah ada lima Koperasi plasma yang telah bekerjasama dengan perusahaan kita, PT.Ciputra Plantion Indonesia sangat berkomitmen terhadap pembangunan plasma dan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama untuk mensejahterakan anggota dalam wilayah Kabupaten Kaur pada khususnya dan Bengkulu pada umumnya,” katanya.

Sementara itu Program ke 3 yakni Mengembangkan Indutri di Daerah.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan bahwa untuk mengembangkan industri daerah, harus diperhatikan adanya nilai tambah pada proses produksi seperti menyerap tenaga kerja, meningkatkan perkapita serta mampu mengurangi kemiskinan serta diperhatikan juga indikator lainnya seperti, ketersedianan bahan baku, masyarakatnya sudah terbiasa dengan industri tersebut, serta tekhnologinya relatif mudah untuk digunakan.

“Hal ini agar indutri yang akan dijadikan produk daerah dapat benar-benar menjadi suatu produk unggulan guna mendongkrak ekonomi daerah tersebut,” kata Gubernur Rohidin, saat menghadiri Rakor dan Sosialiasi penyusunan program  kegiatan bidang perindustrian dan perdagangan se- Provinsi Bengkulu tahun 2020 serta Sosialisasi halal produk Mocaf, di gedung Sentral Kuliner Kota Bintuhan, Kabupaten Kaur, (12/04/2019).

Saat ini, ungkapnya, hanya beberapa kabupaten saja yang ada di Provinsi Bengkulu yang sudah menetapkan daerahnya sebagai kawasan indutri.

“Usahakan tahun 2019 ini semua kabupaten dan kota sudah memilki wilayah kawasan indutri,” tegasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur yang hadir Nandar Munadi mengungkapkan, sektor industri dan perdagangan yang ada di Kaur ini masih jauh untuk dapat bersaing dengan provinsi lain. Namun di daerah Kaur ini memiliki potensi dan SDA yang berlimpah.

“Produk yang dihasilkan sulit untuk dipasarkan dan dikembangkan akibat kurangnya SDM dan anggaran yang ada,  ya percuma kita punya industri namun tidak ada pemasarannya, maka dari itu saya berharap Sosialisasi ini dapat menghasilkan ide dan inovasi yang dapat diterapkan,” sebut Nandar dengan nada Optimis.

Program Unggulan ke 4 yakni menciptakan Kualitas Pendidikan

Bukanlah nilai akademik tinggi yang menentukan keberhasilan, namun akhlak dan etika lah yang penting semangat pendidikan anak muda, maka dari itu Kepala sekolah harus mampu menciptakan kultur atmosfir sekolah yang betul-betul nyaman, sehingga proses edukasi berjalan dengan baik dan terbangun,” sampai Gubernur Rohidin, saat berkunjung ke SMA Pentagon, Kabupaten Kaur, (12/04/2019).

Rohidin ingin sekolah yang telah dirancang oleh pemimpin Kabupaten Kaur terdahulu ini dapat dilanjutkan, sehingga  sekolah Pentagon ini dapat menjadi sekolah unggul.

“Sekolah unggul itu tenaga pendidiknya harus yang berkompeten dan berkualitas, serta mencari bibit unggul melalui selektifitas dalam menerima muridnya. Sehingga orang akan berpikir, bahwa jebolan dari  Pentagon ini memang diakui keunggulan dan kualitasnya,” tegas Rohidin, dihadapan para guru dan Kepala Sekolah SMA/SMK se – Kabupaten Kaur yang hadir dalam kesempatan itu.

(ADV)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here