oleh

Bangun Jembatan, Ketua RT Tak Ingin Ada Anak Sekolah Lepas Sapatu

ReferensiPublik.com >> Pasi Ter Kapten Inf Amsidi mengatakan, jembatan yang menghubungkan antar 2 desa sangat dibutuhkan masyarakat. Ini terutama untuk menggantikan jembatan yang lapuk atau yang kerap disebut sebagai Jembatan mengerikan.

Menurut pantauan dilapangan, Satgas TMMD Reguler ke 105 Tahun 2019 diwilaya Kodim 0407/ Bengkulu terus menggencarkan perehapan jembatan, hingga di hari ke 2 ini, proses perehapan jembatan Teluk Keramat penghubung empat rt yakni, rt 15, 16, rt 9 betungan dan rt 1 Sumber Jaya sudah mencapai 80%.

“Perehapan  jembatan dirancang secara matang, mulai dari pemilihan material hingga penerapannya. Penggunaan material jembatan juga tidak sembarang, seperti papan, kayu juga menggunakan bahan yang berkualitas, Perehapan jembatan dihari kedua ini melibatkan warga juga, TNI dan kepolisian. Alhamdulillah jembatannya sudah hampir selesai, tinggal proses finising saja, Insya Alloh besok selesai,”ujar Kapten Inf Amsidi saat meninjau dilapangan, Sabtu (13/7/2019.

Sementara itu, Ketua Rt 16, Suyanto mengatakan, Keberadaan jembatan tersebut sangat membantu masyarakat, karena di wilayah desanya, banyak masyarakat memiliki hasil bumi yang mumpuni, kendati demikian sebelum di rehab, kondisi jembatan yang tidak layak ini, sulit untuk mengakses hasil buminya.

“Dengan adanya Satgas TMMD ini, tentunya sangat membantu masyarakat kami, untuk beraktifitas serta memudahkan masyarakat untuk membawa hasil bumi. Terlebih pekerjaan mayoritas warga disini yakni petani,”jelas Suyanto dengan nada semangat.

Ia menambahkan, biasanya hasil bumi yang ingin dijual, dibawa melewati jalan lain, tentunya sangat jauh. Tapi, dengan dibukanya jalan, warga  bisa mengurangi waktu.

“Anak-anak kami sekolah juga lewat jembatan ini, dulu kalau kesekolah mereka harus melepas sepatu, ya kita harapkan selesai dengan sempurna, dan tidak ada lagi anak-anak sekolah yang melepas sepatunya,” tutupnya.

(ads)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru